Wet Wispy Lashes vs. Hybrid Lashes: Ekstensi Mana yang Terbaik?
Lash Extension

Dari dua pilihan extension Wet Wispy Lashes atau Hybrid Lashes, mana yang cocok untukmu? Kenali kelebihan dan perbedaan keduanya di sini!
Eyelash extension atau di Indonesia dikenal juga sebagai extension bulu mata, mendengarnya mungkin bukan sesuatu yang terasa asing lagi di telinga. Khususnya bagi kaum hawa yang secara aktif mengikuti perkembangan tren kecantikan. Meskipun begitu, tidak banyak yang tahu tentang sejarah dari teknik tindakan kecantikan yang satu ini. Seperti apa sejarah keberadaannya dan perkembangannya?
Anda mungkin tidak akan menyangka bahwa cikal bakal teknik sambung bulu mata modern sudah muncul sejak abad ke-18 silam. Tepatnya tahun 1882, seorang penulis bernama Henry Labouchere merilis sebuah artikel tentang teknik menyambung bulu mata yang tengah digemari kaum hawa di Paris masa itu.
Wanita Paris yang menjadi kiblat kecantikan hingga fashion dunia tersebut merasa bulu mata yang panjang akan mempercantik wajah mereka. Namun, akibat keterbatasan teknologi pada masa itu, metode eyelash extension yang diterapkan pun tergolong ekstrem. Caranya adalah dengan menjahit potongan rambut ke kelopak mata. Muncul banyak sekali dampak buruk dari pengaplikasian asal-asalan penyambungan bulu mata itu :
Akibat dampak buruk yang dihasilkan, maka metode penyambungan bulu mata ala kaum hawa di Paris ini sempat dilarang. Namun, kembali muncul ketika peralatan yang lebih modern telah tersedia.

Uniknya, metode pengaplikasian penyambungan bulu mata modern bukanlah dipopulerkan oleh negeri pencetusnya, melainkan Korea Selatan. Tepatnya pada decade tahun 90an, metode eyelash extension modern ala negeri ginseng tersebut resmi dirilis ke publik. Teknik ini sebagai bentuk trend kecantikan yang kemudian berkelanjutan menjadi tren operasi plastik di negara itu.
Kemudian pada 2004, di Amerika Serikat mulai bermunculan teknik ekstensi bulu mata modern, yang merupakan modifikasi versi Korea Selatan. Dimana pembawa trend tersebut banyaknya wanita keturunan dari Eropa Timur. Tekniknya berbeda dan disesuaikan untuk mata orang barat (yang rata-rata matanya ada double eyelid dan almond shape), sehingga eyelash extension ini lebih menyerupai bulu mata palsu, alias tipe2 lebih cetar (volume eyelash extension). Dalam kurun waktu satu dasawarsa ini, trendnya masih revenant dan banyak peminatnya. Berikut ini adalah perbedaan dari segi karakter dan look untuk perbedaan Korean style versus American style:
Kencangnya trend bulu mata ini tidak hanya terbatas di Korea Selatan dan Amerika saja, tetapi ini telah menjadi trend dunia. Di Indonesia sendiri, trend eyelash extension di Jakarta dimulai ketika Everlash membuka cabang pertama pada tahun 2015. Pada saat itu, memang baru ada sedikit saja pemain bulu mata, katakanlah sudah ada Lashtique, Dandelion dan Tokyobelle. Namun yang membawa trend eyelash extension di Jakarta dengan kiblat American style adalah Everlash.
Bagi Anda yang belum pernah mencoba teknik eyelash extension mungkin merasa ragu untuk mencobanya. Kenapa harus menyambung bulu mata jika bisa memberikan efek tebal, lentik, dan panjang dengan bantuan make up? Hal tersebut tidak dapat ditampik, namun ada beberapa keuntungan dari ekstensi bulu mata :
Tentunya, untuk mendapatkan hasil eyelash extension yang memuaskan, penting untuk memilih vendor yang tepat seperti Everlash.