Waxing untuk Pria di Everlash & Manfaatnya
waxing

Waxing untuk pria adalah hal normal, dengan panduan yang tepat dan tempat profesional seperti di Everlash punya banyak manfaat, loh.
Kulit halus dan bebas bulu setelah waxing rasanya melegakan memang. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa setelah treatment penghilangan bulu tersebut, juga butuh perawatan khusus agar kulit tetap sehat dan terhindar dari iritasi? Demikian juga sebelum perawatan, kenapa membutuhkan perlakuan khusus?
Jadi begini, bayangkan jika kamu tidak melakukan perawatan, kulitmu bisa mengalami iritasi, kemerahan, bahkan bulu tumbuh ke dalam. Pasti tidak nyamankan? Di sini lah peran penting perawatan kulit untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit, baik sebelum maupun setelah treatment penghilangan bulu.
Oleh karena itu, yuk ikuti pembahasan ini karena ada hack keren untuk jadikan kulit bebas masalah meski melakukan wax!
Waxing adalah metode menghilangkan bulu dengan mencabutnya dari akarnya memakai lilin atau wax. Proses ini bisa dilakukan di beragam area tubuh, seperti wajah, ketiak, kaki, tangan, dan bikini area.
Ada banyak metode menghilangkan bulu, namun kenapa metode pakai wax ini direkomendasikan? Yuk cek manfaat waxing melalui list di bawah ini.
Hanya saja, kamu pun harus mempertimbangkan beberapa hal krusial ini, lantaran bisa jadi ini jadi kekurangan dari metode wax bulu.
“Terlepas dari manfaat maupun kekurangannya, metode penghilangan bulu melalui wax ini relatif lebih aman dan efektif ketimbang cukur. Demikian pula daripada laser, jelas jauh lebih murah dan tetap efektif. “
Metode penghilangan bulu secara wax jadi opsi populer untuk menghilangkan bulu halus dan memperoleh kulit mulus. Tapi, tahukah kamu bahwa persiapan kulit sebelum waxing tak kalah penting?
Perawatan yang tepat bisa mempermudah proses waxing berjalan lebih lancar, minim nyeri, dan menghasilkan kulit yang lebih halus. Oleh karena itu, ikuti tips di bawah ini agar kulitmu bebas penderitaan ketika proses wax.
Hindari kegiatan tersebut selama 2-3 minggu sebelum wax. Hal ini bisa jadikan bulu tumbuh cukup panjang untuk proses wax sehingga bisa lebih efektif.
Datanglah ke salon dalam kondisi kulit yang bersih dan tidak memakai makeup atau produk skincare lainnya. Hal ini memudahkan terapis untuk melihat kondisi kulit dan melakukan wax secara tepat.
Hindari pemakaian produk dengan kandungan alkohol dan aroma pada area yang akan diwax selama 24 jam sebelum prosedur pelaksanaan. Lantaran, produk tersebut menjadikan kulit lebih kering daripada biasanya, dan ini bisa memicu iritasi.
Oleskan pelembab hypoallergenic dan non-comedogenic demi menjaga kulit tetap terhidrasi dan mencegah iritasi. Sebagai tambahan, ada baiknya memilih pelembab yang mengandung aloe vera atau chamomile untuk efek menenangkan.
Waspada pada deodorant atau produk lain yang langsung ke kulit dengan klaim memutihkan dan mencerahkan. Sebab, di dalamnya bisa ada retinol dan AHA yang memicu iritasi ketika wax. Sebaiknya, jangan pakai dulu selama 2-3 hari sebelum wax berlangsung.
Hindari paparan sinar matahari berlebihan selama 24 jam sebelum waxing. Mengingat, sinar matahari bisa membuat kulit lebih sensitif, kering, dan mudah iritasi.
Minumlah air putih yang cukup untuk menjaga tubuh dan kulit terhidrasi. Lantaran, hidrasi yang baik bisa mengurangi rasa nyeri saat pelaksanaan wax.
Penting, terkesan sepele tapi ini krusial. Sebab, kafein dan alkohol selama 24 jam sebelum wax, bisa mengakibatkan kulit jadi lebih kering dan rentan iritasi.
Kenakan pakaian longgar dan berbahan katun yang sejuk pada hari akan wax. Hal ini ngebantu kulit bernapas dan menghindari gesekan yang mengakibatkan iritasi.

Kalau sudah melakukan perawatan pra prosedur wax, maka tidak kalah penting perawatan pasca pelaksanaan wax. Sebab, perawatan yang tepat bisa menenangkan kulit, mencegah iritasi, dan memperlambat pertumbuhan bulu kembali.
Segera setelah wax, kompreslah area yang telah selesai diwax memakai air dingin atau es batu selama 10-15 menit. Hal ini efektif buat meredakan peradangan, kemerahan, dan rasa nyeri.
Selama 24 jam setelah melakukan wax, hindari air panas saat mandi atau berendam. Lantaran, air panas bisa membuka pori-pori dan memperparah iritasi.
Setelah melakukan wax, kulit akan jadi lebih tipis dan sangat rawan iritasi maupun kontaminasi kuman. Oleh karena itu, jangan pakai produk dengan kandungan alkohol atau berpewangi, demi mencegah iritasi lebih lanjut.
Oleskan pelembab hypoallergenic dan non-comedogenic untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan mencegah iritasi dan menenangkan kulit. Selain itu, pakai tabir surya dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.
Lakukan eksfoliasi 2-3 hari setelah wax guna mengangkat sel kulit mati dan mencegah ingrown hair. Sebagai catatan, maka pakai scrub yang lembut dan hindari area yang masih terasa sensitif.
Hindari aktivitas fisik yang berat selama 24 jam setelah waxing. Mengingat, saat tubuh bergerak aktif, maka mengakibatkan keringat berlebih dan memperparah iritasi.
Kalau sudah melakukan perawatan pra dan pasca wax, maka kini saatnya bebaskan kulitmu dari bulu halus agar punya look yang mulus.

Tapi, waxing di mana ya yang aman, nyaman, dan hasilnya memuaskan?
Everlash jawabannya! Di sini menyediakan banyak layanan wax dengan terapis yang berpengalaman dan memakai produk berkualitas tinggi yang aman. Selain itu, di sini pun punya banyak keutamaan seperti dalam list di bawah ini, sehingga bisa kamu jadikan tujuan untuk wax maupun perawatan lainnya.
Selain beragam keutamaan di atas, satu yang mungkin kamu jadikan pertimbangan penting. Yakni, soal harga waxing! Di Everlash harganya sangat terjangkau namun tetap dengan kualitas terbaiknya.
Tunggu apa lagi? Yuk, kontak admin untuk konsultasi atau reservasi , dan rasakan sendiri senyaman dan sebagus apa kalau waxing di Everlash!
"Waxing: Not just hair removal, but a gateway to confidence and self-love."